Apa Beda Antara Sel kanker Dan Sel Normal?

karakter sel kanker

Sejatinya, sel kanker berasal dari sel normal yang ada dalam tubuh kita. Sel kanker tidak datang dari luar dan berkembang dalam tubuh sebagaimana virus atau bakteri. Hanya saja, sel sel normal ini berkembang dengan cara yang salah dan menjadi agresif. Lalu kapan kita bisa membedakan yang mana sel kanker dan sel normal?

Bagaimana Sel Normal Menjadi Sel kanker?

Sel normal memiliki karakter untuk mengikuti siklus hidup, yakni tumbuh, bekerja sebagaimana fungsinya, membelah diri membentuk sel baru, kemudian sel lama mati. Siklus ini diatur oleh sistem yang terkendali oleh sebuah senyawa protein yang memang alami terdapat dalam setiap sel. Senyawa ini terkait dengan DNA dalam tubuh.

Namun, ketika sel sel normal ini mengalami gangguan sehingga protein tidak mendapatkan sinyal sebagaimana seharusnya, fungsi siklus hidup ini akan rusak. Di saat itulah potensi pembentukan sel kanker terjadi. Sel tumbuh dan berkembang menjadi sel abnormal dengan karakter yang berbeda, agresif terhadap sel sekitarnya dan disfungsi.

sel kanker dan sel normal

Bagaimana Membedakan Sel Kanker Dan Sel Normal?

Ada sejumlah karakter dari sel kanker bila Anda bandingkan dengan sel normal yang berbeda cukup signifikan. Ini tidak hanya terkait dengan gangguan siklus hidup, tetapi juga karena sel sel sudah kehilangan fungsi alaminya. Dan mulai bekerja dengan cara abnormal. Adapun perbedaan sel kanker dari sel normal tersebut adalah.

Sel kanker tumbuh tidak terkendali

Sel normal tumbuh dengan sejenis hormon pertumbuhan. Namun ketika pertumbuhan sudah cukup, maka protein dalam sel akan memberi sinyal informasi untuk menghentikan pertumbuhan.

Pada sel kanker fungsi ini tidak bekerja. Bahkan sel memproduksi hormon pertumbuhan dalam jumlah besar, sehingga proses pembelahan diri dan pembentukan sel baru menjadi masif dan tidak terhentikan. Inilah awal terbentuknya massa benjolan dalam tubuh atau tumor.

Sel kanker tidak bisa mati (Apoptosis)

Sebagaimana dijelaskan sel seharusnya mengalami siklus. Pada saat sel usang, rusak atau disfungsi, maka secara alami sel akan mati. Proses alami ini kita kenal dengan istilah apoptosis. Pada kanker, fungsi ini tidak bekerja meski tubuh mengenali adanya sel abnormal yang muncul, tetapi respon apoptosis tidak bisa bekerja. Sehingga massa akan semakin membesar karena tidak ada sel lama yang mati.

Sel normal terlihat normal secara fisik

Bila Anda amati secara mikroskopik, maka kedua sel jelas akan terlihat beda secara fisik. Sel normal akan terlihat simetris, nukleus di tengah, warna sama dengan sel lain di sekitarnya.

Namun sel kanker akan berbentuk tidak teratur, berwarna berbeda juga melekat dengan cara berbeda. Anda mungkin akan menemukan sirkulasi darah tersendiri akan tersalur memasok sel sel kanker ini. Bila Anda cermati lagi, sel kanker bahkan tidak pernah menjadi sel yang matang. Sel hanya terus membelah tanpa sempat menjadi cukup matang.

Sel kanker tidak terikat

Sebagaimana dijelaskan secara fisik bentuk ikatan sel kanker memang berbeda. Karenanya, pada satu waktu sel akan cukup solid untuk melepaskan diri dan mengikuti arus sirkulasi darah, sirkulasi getah bening atau keluar dari organ tempatnya tumbuh. Kemudian berkembang pada organ lain yang kemudian kita kenal sebagai metastasis.

Fungsi dan ketahanan sel kanker berbeda

Setiap sel sudah memiliki cetak biru yang menentukan fungsi masing masing. Namun, sel kanker menyimpang dari itu. Karena sel kanker tidak pernah cukup matang untuk berfungsi dengan tepat.

Fokus dari sel kanker adalah terus berkembang, merusak sel sekitarnya yang akan dianggap sebagai gangguan dari proses pertumbuhannya dan melindungi diri.  Sel kanker lebih fokus untuk membentuk selubung proteksi untuk menghindari serangan sistem kekebalan tubuh alami manusia.

Itulah gambaran mengenai bagaimana sel kanker dan sel normal berbeda. Inilah sebabnya terapi untuk sel kanker akan bekerja spesifik. Karena sistem pengobatan harus mampu efektif mengatasi karakter abnormal dari sel sel kanker ini.